Beranda » Berita » 3 Tempat Wisata Banyuwangi Anti Mainstream

Sektor pariwisata Banyuwangi menjadi salah satu hal menarik yang tak pernah selesai dibahas. Ada banyak hal-hal unik dan tersembunyi di luar hal biasa yang tidak banyak orang ketahui. Salah satu tema yang akan dibahas kali ini adalah tentang wisata Banyuwangi anti mainstream.

Anti mainstream diartikan sebagai suatu hal yang tidak biasa atau diluar kewajaran. Dan jika dihubungkan dengan wisata Banyuwangi, tentu Anda akan menemui fakta-fakta baru tentang tempat wisata anti mainstream di Banyuwangi. Dan berikut ini akan kami ulas 3 (tiga) tempat wisata anti mainstream di Banyuwangi.

3 Wisata Banyuwangi Anti Mainstream

1# Kawah Ijen

Kenapa Kawah Ijen dikategorikan sebagai wisata Banyuwangi anti mainstream? Ya, karena medan pendakian yang disajikan di gunung ini bisa dikatakan cukup sulit. Belum adanya peran teknologi seperti kereta gantung membuat semua wisatawan wajib melakukan pendakian fisik (trekking) untuk bisa mencapai puncak gunung ini.

Kawah Ijen - Wisata Banyuwangi Anti Mainstream

Beberapa jokes dari wisatawan bahkan ada yang mengatakan wisata pendakian Ijen ini sebagai “wisata tidak manusiawi”. Bagaimana tidak, setiap wisatawan harus bangun di tengah malam untuk melakukan pendakian. Dengan kondisi suhu udara yang dingin, fisik yang lelah, gelap, dan rasa ngantuk yang melanda. Membuat wisata ini layak dikategorikan wisata Banyuwangi anti mainstream.

BACA JUGA: 12 Fakta Unik Tentang Kawah Ijen

Karena itu di beberapa paket wisata Banyuwangi yang kami selenggarakan memang sengaja diaturkan bahwa wisata pendakian Kawah Ijen ini dilakukan oleh orang-orang yang memiliki fisik sehat dan prima. Untuk pengidap penyakit pernafasan, jantung, dan hipertensi sangat tidak dianjurkan memaksakan diri mengikuti tour Banyuwangi ini.

Namun jangan merasa pesimis dengan cerita-cerita itu, faktanya tiap malam juga ada ribuan orang mampu menaklukkan Gunung Ijen. Ini membuktikan bahwa wisata alam ini masih terhitung aman untuk di daki asal disertai tim pendakian profesional dan siap secara fisik-mental.

2# G-Land Plengkung

G-Land Plengkung adalah salah satu spot wisata pantai yang ada di area Taman Nasional Alas Purwo. Wisata ini lebih dikenal sebagai area pantai alami di Banyuwangi dengan ombak yang bagus terutama untuk peselancar. Bahkan banyak yang menyetarakan kualitas ombak di Plengkung seperti ombak di Hawai. Dibalik itu semua, Anda harus mengetahui apa saja hal anti mainstream yang ada di sekitar wisata G-Land Plengkung.

Gland Plengkung - Wisata Banyuwangi Anti Mainstream

Plengkung berada di area hutan liar yang berada di area Alas Purwo. Hutan ini masih terdapat satwa buas seperti harimau dan macam kumbang (menurut kesaksian warga sekitar). Jika Anda kesini, pastikan Anda bersama petugas setempat agar dapat menghindari resiko ancaman hewan buas tersebut.

Selain itu, akses jalan yang jauh dan terjal membuat fisik Anda diuji agar tetap bertahan. Adapun kondisi lingkungan di sekitar pantai G-Land terasa sepi, hanya ada 3 homestay yang menetap di lokasi ini. Terasa ngeri jika Anda bersama sekelompok orang saja yang menuju ke wisata ini.

3# Pantai Sukamade

Sukamade sangat terkenal sebagai salah satu desa terpencil di ujung barat daya Kabupaten Banyuwangi. Wisata Sukamade berada di wilayah Meru Betiri, yaitu nama taman nasional di kabupaten Jember dan Banyuwangi. Disini Anda bisa mendapatkan edukasi tentang konservasi penyu hijau yang berukuran raksasa.

Adventure Sukamade - Wisata Banyuwangi Anti Mainstream

Tapi ada banyak cobaan diri yang tidak biasa ketika Anda ingin berwisata ke Sukamade, seperti akses jalan bebatuan dan melewati sungai tanpa jembatan dan memaksa kendaraan 4WD Anda masuk ke air. Apalagi kondisi hujan dan debit air sungai yang besar membuat sensasi petualangan yang mendebarkan. Belum lagi, Anda harus tinggal semalam di daerah tanpa sinyal handphone, tanpa listik PLN, dan menu makan yang terbatas. Seluruh lingkungan Anda dikelilingi oleh hutan dan perkebunan.

Penyu Hijau - Wisata Banyuwangi Anti Mainstream

Satu lagi cobaan yang harus Anda rasakan selama mengikuti wisata Banyuwangi anti mainstream di Sukamade ini, yaitu harus bersabar saat tengah malam untuk menanti melihat penyu raksasa. Jika beruntung, Anda bisa melihat penyu raksasa bertelur, namun jika tak beruntung bisa dipastikan Anda melewatkan malam tanpa kenangan melihat penyu raksasa tersebut.

# Bagikan informasi ini kepada teman atau kerabat Anda

Belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi.

Komentar Anda* Nama Anda* Email Anda* Website Anda

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Kontak Kami

Info lebih lengkap, silahkan hubungi kontak berikut.

error: Hak Cipta Dilindungi!!!