Beranda » Banyuwangi Terkini » 6 Strategi Pemerintah Banyuwangi Dalam Menyiapkan New Normal

Hasil dari pertemuan online terbuka yang dilakukan oleh Bupati Banyuwangi bersama seluruh dinas di bawahnya disertai kehadiran para stakeholder pariwisata Senin, 8 Juni 2020. Telah dijelaskan dengan gamblang bagaimana pemerintah setempat menyikapi persiapan The New Normal di sektor pariwisata.

Pemerintah Banyuwangi memiliki strategi dan prinsip dasar penerapan New Normal yang sangat bagus setelah ada paparan dari bupati pada acara online dari tersebut.

Strategi ini melatarbelakangi pada kondisi perekonomian yang kian merosot pada masa pandemi beberapa bulan terakhir. Berdasarkan hasil survey pemkab setempat, tercatat bahwa selama masa pandemi penurunan jumlah konsumen sebesar 73,8% dan penurunan jumlah omzet usaha mencapai 74,1%.

Data tersebut juga memberikan efek karambol pada para pengusaha yang melakukan penutupan usaha selama masa pandemi yang mencapai 17,3%.

Dampak Covid di Banyuwangi

6 perubahan strategi penerapan new normal adalah sebagai berikut:

1# Akomodasi

Jika dahulu jasa akomodasi wisata Banyuwangi mengutamakan nilai pelayanan dan harga terbaik, kini paradigmanya diubah menjadi CHS (Cleannes, Healthy, Safety). Yaitu prioritas kebersihan, kesehatan, dan keamanan bagi wisatawan.

2# Atraksi Wisata

Jika dahulu atraksi wisata yang dikemas dalam berbagai event Banyuwangi Festival mengutamakan prinsip ramai, gebyar/heboh, dan masal. Kini diubah menjadi prinsip jaga jarak dan batasan kapasitas.

3# Sertifikasi

Dulu proses sertifikasi disetiap bidang usaha bukan menjadi prioritas dalam proses kontrol kesinambungan. Kini pemerintah secara tegas menyiapkan stiker khusus bagi kafe-resto, hotel, rent car, destinasi wisata, dan lain sebagainya yang menandakan tempat tersebut sudah menerapkan prinsip The New Normal.

Stiker ini akan diberikan oleh pemerintah setempat setelah dilakukan audit sarana dan prasarana pendukung penerapan The New Normal sebagai tanda bahwa tempat tersebut layak dikunjungi.

New Normal Restoran Banyuwangi

4# Preferensi Wisata

Jika dulu pariwisata Banyuwangi di viralkan dengan atraksi yang ramai, kini berubah menjadi pada prioritas aktivitas wisata outdoor, private tour, dan wisata yang menyehatkan (sport tourism).

5# SDM Pariwisata

Jika dulu para pelaku pariwisata mengutamakan nilai keramahan dan kompetensi (pengenalan daerah dan bahasa), kini ada nilai tambahan yang fokus pada kesehatan, keramahan, dan kompetensi.

6# Pengaturan Jam Operasional

Jika dulu setiap stakeholder yang berkecimpung di dunia pariwisata diperkenankan buka 7 x 24 jam, kini akan ada batasan menjadi 5 x 24 jam dalam satu minggu.


Itu tadi 6 hal dasar yang wajib dirubah dalam penerapan baru sistem The New Normal yang siap digerakkan oleh pemerintah Banyuwangi bersama masyarakat seluruhnya.

Jadwal implementasinya dalam masa recovery menuju The New Normal adalah selama Juni hingga Agustus 2020. Apabila stakeholder dapat melaksanakan konsep-konsep di atas secara masif setelah dilakukan evaluasi bertahap, maka bukan tidak mungkin jika September 2020 pemerintah Banyuwangi beserta masyarakat sudah terbiasa dengan pola hidup ini.

DOWNLOAD: 3 SOP New Normal di Banyuwangi

Pemerintah juga menyadari bahwa konsep ini akan sepenuhnya berjalan apabila ada kesadaran dari semua elemen yang secara langsung maupun tidak langsung terjun di dunia pariwisata.

# Bagikan informasi ini kepada teman atau kerabat Anda

Ditulis oleh

Agen Lokal Tour and Travel Banyuwangi | Telp/Whatsapp: 0852-3434-2470 atau 081934-832-823

Belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi.

Komentar Anda*Nama Anda* Email Anda* Website Anda

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Kontak Kami

Anda juga bisa menghubungi kami melalui kontak berikut