Beranda » Banyuwangi Hari Ini » 10 Pantangan Saat Pendakian Gunung Ijen

Fenomena Gunung Ijen memang menjadi pesona wisata yang dengungnya terdengar hingga seluruh dunia. Keberadaan bluefire menjadi hal paling membuat penasaran para pendaki. Namun, medan trekking yang tidak mudah harus mampu ditaklukkan. Dan berikut ini ada beberapa pantangan saat melakukan pendakian Gunung Ijen Banyuwangi.

10 Pantangan Saat Pendakian Gunung Ijen

BACA JUGA: Mengenal Medan Pendakian Gunung Ijen

Pendakian Gunung Ijen

1# Jangan gunakan motor matic menuju Pos Paltuding

Ramai beberapa hari terakhir tentang kejadian laka lalu lintas yang menewaskan 3 orang pemuda-pemudi pada pagi hari pasca pendakian Gunung Ijen. Disinyalir penyebabnya adalah penggunaan motor matic yang harus kita pahami bahwa sangat berbahaya ketika medan jalan turunan.

Kronologinya, korban jiwa tersebut selesai melakukan pendakian dan hendak kembali dari Pos Paltuding menuju Banyuwangi kota. Mengendarai motor matic dalam jalan menurun menyebabkan rem blong dan kontrol kemudi tak bisa dijaga. Sang korban pun tewas seketika menabrak sebuah pohon pada tikungan turunan.

Karena itu, kami menghimbau dengan sangat agar tidak menggunakan motor matic untuk menuju ke Pos Paltuding Gunung Ijen. Seperti rambu-rambu yang dikeluarkan oleh Polres Banyuwangi berikut.

Gunakan jasa rental mobil saja yang dikelola oleh orang-orang berpengalaman dengan tanjakan-tanjakan Gunung Ijen Banyuwangi.

2# Jangan sepelekan peralatan pendakian

Gunakan pakaian atau peralatan pendakian Gunung yang tepat seperti: sepatu/sandal trekking (dengan tekstur bawa yang kasar), senter penerangan, jaket, dan masker gas. Peralatan pendakian ini dapat mengurangi resiko terjadi kecelakaan pada diri Anda.

3# Jangan merusak alam

Gunung Ijen adalah Taman Wisata Alam (TWA) yang murni ada sebagai anugerah Tuhan dalam bentuk ciptaan alam. Karena itu, kesadaran diri akan perlindungan alam wajib dijadikan prinsip diri selama melakukan pendakian. Jaga dan lestarikan flora dan fauna di sekitar Gunung Ijen.

Sampah juga merupakan problem yang tak pernah terselesaikan di semua tempat wisata. Selalu saja ada oknum-oknum yang membuang sampah seenaknya. Berserakan layaknya tempat kumuh yang membuat muak para pengunjung. Usahakan Anda membawa tas kresek pribadi untuk membuang sampah Anda dan letakkan pada box tempat sampah yang disediakan.

4# Jangan paksakan diri mendaki

Bagi Anda yang merasa tubuh kurang fit, jangan memaksakan diri untuk tetap mendaki Gunung Ijen. Suhu yang sangat dingin bisa membuat tubuh Anda semakin lemas dan beresiko jatuh pingsan.

Terutama pada penderita penyakit jantung, penyakit pernafasan, dan penyakit darah tinggi, sudah jelas tertera larangan untuk mendaki.

5# Jangan sampai terpisah dari rombongan

Bagi Anda yang melakukan pendakian Gunung Ijen dalam banyak orang (rombongan), pastikan Anda tetap terhubung dengan rombongan Anda. Jangan sampai hilang selama proses pendakian di gelap gulita malam hari. Gunakan alat komunikasi seperti handy talkie (HT) agar tetap terhubung dengan rombongan.

Kawah Ijen Banyuwangi

6# Jangan merusak rambu-rambu pendakian

Merusak rambu sama dengan menyesatkan orang lain. Tindakan ini sama seperti Anda sedang mencelakakan orang lain, dan itu sangat tidak diperkenankan. Tetap jaga rambu-rambu yang ada disekitar jalanan trekking Ijen.

7# Jangan melakukan tindakan vandalisme

Melakukan corat-coret pada sarana dan prasarana di sekitar lokasi wisata adalah contoh tindakan norak. Anda merusak keindahan dan kebersihan tempat wisata sehingga terlihat kurang rapi. Hindari perilaku ini!

8# Jangan mendirikan tenda di puncak gunung

Kondisi cuaca yang tidak menentu, membuat puncak Gunung Ijen tidak layak untuk didirikan tenda. Angin sewaktu-waktu berhembus kencang yang bisa menyebabkan tenda Anda hancur tertiup angin. Lebih aman, kami rekomendasikan Anda membangun tenda di parkiran Pos Paltuding.

9# Jangan turun ke Kawah tanpa guide local pendamping

Perlu Anda ketahui, asuransi wisata Kawah Ijen hanya berlaku sampai puncak Gunung Ijen saja. Jika Anda memaksakan diri turun ke kawah, maka segala resiko terjadi laka merupakan tanggung jawa diri Anda sendiri. Pastikan Anda menggunakan guide local Ijen yang sudah paham dengan medan terjal turun ke Kawah Ijen untuk melihat blue fire lebih jelas.

10# Jangan berkata atau berperilaku negatif

Berkata kotor, mengumpat, caci maki, dan berteriak-teriak tidak jelas adalah satu tindakan negatif. Apalagi melakukan tindakan yang melanggar norma agama dan hukum yang berlaku di tengah gunung, beresiko membuat alam murka. Hindari hal-hal negatif tersebut dan tetaplah bertindak sopan dengan alam. Perbanyak doa selama pendakian.

BACA JUGA: 12 Fakta Unik Tentang Kawah Ijen

# Bagikan informasi ini kepada teman atau kerabat Anda

Ditulis oleh

Agen Lokal Tour and Travel Banyuwangi. Melayani Paket Wisata Banyuwangi dan Travel Antar Kota Banyuwangi - Surabaya/Malang/Denpasar (PP). Hotline: 0852-3434-2470 atau 081934-832-823 atau 081553-739-539. Email: [email protected]

Belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi.

Komentar Anda*Nama Anda* Email Anda* Website Anda

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Kontak Kami

Info lebih lengkap, silahkan hubungi kontak berikut.

error: Hak Cipta Dilindungi!!!