Beranda » Berita » 12 Fakta Unik Wisata Kawah Ijen Banyuwangi

Kawah Ijen merupakan wisata Banyuwangi yang memiliki tingkat kepopuleran tinggi di level nasional dan internasional. Wisata berbasis gunung ini menawarkan pemandangan keindahan alam yang menakjubkan semua orang. Apalagi terdapat fenomena Blue Fire yang sangat langka di dunia, menjadikan wisata Kawah Ijen Banyuwangi ini menjadi jujugan utama para wisatawan.

Berikut ini akan dipaparkan beberapa fakta-fakta unik dari Taman Wisata Alam (TWA) Kawah Ijen Banyuwangi yang mungkin tidak banyak orang tahu.

1# Wisata Kawah Ijen Masuk Kabupaten Mana?

Secara geografis Gunung Ijen berada pada 2 kabupaten, yaitu Kabupaten Banyuwangi dan Kabupaten Bondowoso. Kedua kabupaten tersebut sama-sama memperebutkan hak milik dari teritorial Gunung Ijen. Bahkan beberapa kali dilakukan negosiasi antara kedua kabupaten, tak pernah menemui titik temu.

Beberapa klaim dari masing-masing kabupaten tentang kepemilikan daerah Gunung Ijen menggunakan dasar hukum sebagai berikut.

  • Pemkab Banyuwangi, menggunakan dasar peta di zaman Belanda, yaitu Besoeki Afdeling 1895, Idjen Hooglan 1920, Java Madura 1942, Java Resn Besoeki 1924, Java Resn Besoeki 1924 Blad XCIII C, dan Java Resn Besoeki 1925.
  • Sedangkan Pemkab Bondowoso, dasarnya adalah peta milik Badan Koordinasi Survei dan Pemetaan Nasional tahun 2000. Yang menyatakan Gunung Ijen setinggi 2.443 mdpl itu dibagi dua, masing-masing menjadi milik Banyuwangi dan Bondowoso.

Hingga saat ini belum ada keputusan resmi dari pemerintah pusat tentang hak milik Gunung Ijen ini. Sehingga untuk menghindari konflik tak berkesudahan, omset pemasukan dari wisata Kawah Ijen ini langsung masuk ke pemerintah provinsi.

2# Akses Termudah via Banyuwangi?

Bisa dipastikan, bahwa Banyuwangi kini menjadi daerah di Indonesia yang sangat fokus pada pengembangan pariwisata. Sebagai penyokong sektor tersebut, pemkab Banyuwangi secara bertahap membangun berbagai sarana transportasi yang sangat lengkap. Anda dapat menuju ke Banyuwangi via pesawat terbang, kereta api, kapal laut, dan bus antar kota.

BACA JUGA: Alasan Akses ke Ijen Harus via Banyuwangi

3# Suhu di Kawah Ijen Banyuwangi

Setiap wisata gunung, tentu sangat berhubungan dengan kondisi alam. Salah satu hal yang harus Anda ketahui adalah suhu kedinginan Gunung Ijen. Pengalaman yang pernah terjadi, suhu di Gunung Ijen mencapai 4 derajat Celcius. Biasanya terjadi di sekitar bulan Oktober pada saat musim kemarau.

Bagi Anda yang memiliki riwayat pemasangan pen pada bagian tubuh akibat pernah patah tulang, harap berhati-hati jika ingin mendaki Gunung Ijen.

4# Fenomena Blue Fire

Blue Fire adalah sebuah fenomena gas alam yang terus menerus menyembur setiap saat pada bagian pori-pori bumi di area Kawah Ijen. Gas alam tersebut muncul pada area tertentu di dasar Kawah Ijen. Jika dilihat secara langsung seperti pemandangan bukit api yang sangat menakjubkan.

Blue Fire Kawah Ijen Banyuwangi

Blue Fire atau Api Biru Kawah Ijen ini merupakan fenomena yang langka. Hingga kini, hanya ada 2 tempat di dunia yang bisa ditemukan pemandangan blue fire tersebut, yaitu di Islandia dan di Kawah Ijen Banyuwangi.

Waktu terbaik melihat Blue Fire adalah sekitar jam 02:00 – 05:00 WIB. Pada saat itu, cahaya matahari belum memadamkan cahaya Blue Fire.

5# Fenomena Kawah Ijen

Hal unik lain dari Gunung Ijen adalah adanya fenomena danau air yang berada di kawah gunung tersebut. Pemandangannya berupa danau dengan air tergenang dan berwarna hijau muda.

Kawah Ijen ini dapat dilihat dengan mudah dan jelas dari puncak Gunung Ijen saat kondisi angin dalam keadaan tenang.

6# Fenomena Porter (Penambang Belerang)

Tahukah Anda salah satu pekerjaan paling berbahaya di dunia? Ya, itu adalah pekerjaan seorang penambang belerang di Kawah Ijen. Para penambang tersebut berada dekat sekali dengan bara api Blue Fire dan bernafas dengan kepulan gas-gas belerang yang sangat pedih di mata dan di hidung.

Penambang Kawah Ijen Banyuwangi

Pekerjaan seperti ini sangat dekat sekali dengan maut. Dalam kondisi Gunung Ijen yang masih aktif, penambang harus mencari belerang secara terus menerus tanpa mempedulikan kesehatan dirinya.

Belum lagi, para penambang ini harus membawa bongkahan-bongkahan belerang dengan menggunakan alat pikul dari bambu menuju puncak Gunung Ijen. Berat total beban belerang tersebut mencapai 80 kg dan di bawa melewati jalan setapak bebatuan.

7# Fenomena Sunrise of Java

Di Gunung Ijen inilah spot terbaik untuk melihat pemandangan matahari terbit pertama Pulau Jawa. Kami pastikan Anda akan takjub dengan fenomena sunrise of java ini yang dipadukan dengan pemandangan kota Banyuwangi serta selat Bali.

Sunrise Kawah Ijen Banyuwangi

8# Empat Spot di Wisata Gunung Ijen

Jika Anda berwisata ke Kawah Ijen, pastikan Anda bisa mendapatkan 4 (empat) spot area foto yang sangat instagramable yaitu Kawah Ijen, Blue Fire, Landscape Ijen, dan Sunrise of Java.

9# Jasa Gerobak Dorong

Dalam pendakian Gunung Ijen, semua wisatawan saat ini dipastikan mengakses dengan jalan kaki. Tentunya pasti ada wisatawan yang tidak mampu karena keterbatasan fisik. Karena itu, banyak disediakan jasa gerobak dorong yang bisa dimuati 1 (satu) orang dewasa. Jasa ‘taksi manusia’ ini, memiliki tarif sekitar Rp. 800.000 per orang untuk jasa gerobak naik turun Gunung Ijen.

10# Lokasi Event Festival Banyuwangi

Salah satu cara mempromosikan Gunung Ijen agar lebih populer, Banyuwangi menjadikan Ijen sebagai bagian acara Festival Banyuwangi. Beberapa festival yang digelar dengan mengutaman pemandangan keindahan Ijen adalah Festival International Tour de Banyuwangi Ijen, Festival Jazz Ijen, Festival Ijen Green Run, dan lain sebagainya.

International Tour de Banyuwangi Ijen

11# Wacana Menjadi Wisata Internasional

Hingga ini, wacana ini masih ramai berkumandang bagi wisatawan. Rencana pembangunan kereta gantung, menjadikan Kawah Ijen siap menjadi wisata internasional dengan fasilitas yang lebih canggih dan modern. Kereta gantung ini akan menjadi solusi bagi wisatawan yang tidak mampu mendaki Gunung Ijen secara langsung.

12# Tak Pernah Surut Wisatawan

Disaat musim liburan sekolah dan tahun baru, bisa dipastikan semua area wisata di dunia bakal ramai dikunjungi. Namun TWA Kawah Ijen bisa menjamin disaat kapanpun wisatawan yang datang ke tempat ini selalu ramai. Tidak hanya tamu domestik, tapi juga tamu mancanegara.

# Bagikan informasi ini kepada teman atau kerabat Anda

Ditulis oleh

Simple Principle: Warga asli Banyuwangi. Lahir di Banyuwangi. Hidup di Banyuwangi. Siap mengangkat nama baik Banyuwangi ke seluruh penjuru dunia.

Belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi.

Komentar Anda* Nama Anda* Email Anda* Website Anda

Kontak Kami

Apabila ada yang ditanyakan, silahkan hubungi kami melalui kontak di bawah ini.

error: Content is protected !!